Gizi Penduduk Bumi Timur

“Kenapa Tuan murung saja dari tadi. Saya perhatikan baik-baik mata Tuan, hanya badan tuan yang masih di altar ini, pikiran Tuan jauh melayang entah ke mana.” Kau suguhkan juga teh itu Isa. Kau rupanya memerhatikanku dari tadi. Sungguh aku tidak menyadari keberadaanmu. Hidangan itu susu dan roti gabin. “Bawa ke belakang lagi susu hangat itu,…

DANONE AQUA CERITA DARI BUMI

Mimo sudah lama aku tidak berkangen-kangen dengan kamu, Mimo. Sudah mendekati 8 bulan saja kita berpisah, semenjak dua pulau yang sama dipisahkan oleh pesawat keberangkatanku kembali ke Kota Padang. Aku pikir karena engkau hanyalah seekor kucing belang-belang hitam, engkau tidak bakal kangen sama aku. Dan aku sampai sekarang memang tidak tahu dengan pasti apa seekor…

Saya Capek Bertengkar Terus

“Hempaskan saja semuanya. Jika itu maumu. Kalau perlu bakar sekalian. Biar habis segala kenangan. Biar hangus segala perasaan baik. Tak perlu apa pun lagi yang diingat dalam hubungan ini. Cukup sampai di sini.” Natasya merangkul dua lutuknya. Menangkupkan kepala di antara dua lutup itu. Dia sungguh tidak ingin melihat seisi kamar. Punggungnya terasa sakit. Sudah…

Padang Bengkok

“Kenapa enggak Padang Bengkok saja?” “Saya kurang setuju.” “Kenapa enggak setuju. Nama Padang bengkok itu menarik. Sungguh. Benar-benar menarik. Mudah diingat. Sudah terkenal pula.” “Makan Padang Bengkok itu negatif. Kita sudah capek-capek menghapus stigma itu. Maksudnya anggapan orang luar terhadap orang Minang. Padang Bengkok itu sebutan untuk orang-orang dari tanah seberang terhadap para perantau Minang.”…

Offline Fullday

“Kapan baiknya Mr. Anton?” “Diserahkan kepada Pak Ali.” “Nantik orang datang, barang-barang kita enggak lengkap,” ujar Naomi. “Mengenai permintaan barang dari konsumen bisa kita jadikan sebagai analisa kita. Saat konsumen meminta barang yang tidak ada stok sama kita, bisa kita catat. Itu menjadi bagian dari analisa untuk memenuhi target konsumen ke depannya.” Mr. Anton menerangkan….

Bakumpuah-kumpuah Gadang

Mimo. Sedang apa kamu sore-sore manja ini, Mimo. Sekarang Magrib sudah masuk dan aku sedang mengetik di depan laptop dengan penerangan lampu seadanya. Maksudku lebih dari apa adanya. Di luar ayam sedang berkotek-kotek kecil mencari kandang. Suara azan dari jauh sudah terdengar. Kamu mungkin sedang tidur enak seperti biasanya dengan manjanya dengan ongkang-ongkang empat kakimu….

SELAMAT DATANG

“Selamat datang kepada kamu yang ditakdirkan dalam kehidupanku. Di sini aku menyambutmu dengan hati terbuka. Juga bersiap-siap untuk masa depan yang panjang.” “So sweet. Sikapmu yang begitu manis salah satu yang membuat aku melabuhkan hati kepadamu. Terus begitu ya.”

Silahkan Dicicipi Gulai Keladi

Malam Senin, 23 Desember, bulan sedang terang, nagari Tak Baru memanggilku datang, Isa. Aku ceritakan kepadamu biar jelas mana siang terang, lama yang gelap. Biar putus mana yang urat, biar jelas batas perhentian. “Aku bakal datang di antara dua malam, di Kamis malam, atau di senin malam. Menanam hantaran. Sebelum itu kita lanjutkan adalah baik,…

RAHASIA DARI DALAM

Malam Selasa, 24 Desember saat langit Muaro Aia masih belum ditumbuhi bintang-bintang. Dan udara tidak terlalu dingin. “Nasihat Uda kepada Malin. Tahajud, Malin. Aku sampaikan apa yang sudah aku lakukan. Percayalah Malin.” Aku dengarkan baik-baik apa yang beliau sampaikan Isa. Tentu Isa engkau tahu siapa yang aku maksud dengan ‘beliau’. An Ndekoh, saudara kandung Jo…

LAMA TAK JUMPA

Mimo, saat tulisan pendek ini aku tuliskan bertepatan dengan Sabtu, 22 Desember Desember, 17.13 WIB, waktu lubuh selasih. Pangkalan gorengan rutin setiap aku pulang kampung. Kalau kamu di sini bakal aku belikan kamu satu pisang goreng panas seharga dua ribu rupiah. Sayang sekali kamu tidak di sini. Dan aku bakal bercerita kepadamu. Kata orang setiap…